-Pacarnya sakit khawatir, IBU sakit cuek
-Pacarnya UlTah kadoin, IBU UlTah bodo amat
-Pacarnya belom makan ditanya, IBU belom makan biasa aja
-Pacarnya marah sedih, IBU marah bales marah
-Butuh pacar setiap waktu, butuh IBU kalo ada maunya
-Lagi seneng sama pacar, lagi susah sama IBU
-Pacarnya nangis ditenangin, IBU nangis cuek gilaa
Tapi giliran begini :
-Gak punya uang buat jalan sama pacar ? Minta ke IBU
-Gak ngerti tugas sekolah ? Nanya sama IBU
-Lagi sakit manggil ? IBU
-Lagi sedih ke ? IBU
-Dimarahin AYAH ngadu ke ? IBU
-Minta apa aja bilangnya ? Ke IBU
-Giliran IBU meninggal baru ? NANGIS ! KEJAM gak si KAYA gitu sama IBU ? KEJAM BANGET ! Coba inget waktu kalian masih kecil ! Siapa yang ngemanjain kalian banget ? IBU Siapa yang ada pas kita sakit ? IBU Siapa yang bersihin najis kita ? IBU Siapa yang selalu setia merawat kita ? IBU Siapa yang paling khawatir pas kalian kesusahan ? IBU Siapa yang sabar sama sifat kalian ? IBU Siapa yang terima kalian apa adanya ? IBU Coba lihat sikap baik IBU ! Nah PACAR mana mau ?
-pacar, kalian sakit ? Bodo amat !
-pacar, bersihin najis kalian ? Siapa lo siapa gue !
-pacar, merawat kalian ? Hidup gue susah rawat lo ! CAPE DEH !
-pacar, khawatir sama kalian ? Khawatir ? Hello gue gak ada yang ngekhwatirin !
-pacar, sabar dengan sifat kalian ? Ih KURANG AJAR lo !
-pacar, terima kalian apa adanya ? Ih jelek, Ih cacat ! Masa pacar gue begini OGAH ! Sadari sifat pacar kalian sebenernya seperti diatas ! Gak ada makhluk yang special kecuali IBU
Translate
Hidup adalah perjuangan. Itu kata orang. Memang benar, dalam hidup akan penuh dengan perjuangan. Terutama bagi mereka yang memiliki cita-cita besar, baik cita-cita pribadi maupun cita-cita dalam dakwah. Bagi mereka yang tidak memiliki cita-cita besar, tidak akan mampu melihat bahwa hidup penuh dengan perjuangan. Yang ada di depan mereka hanyalah bagaimana mencari kesenangan belaka.
Jika Anda merasa bahwa hidup penuh tantangan, halangan, rintangan, dan ujian, artinya hidup Anda memang penuh perjuangan. Anda termasuk orang yang memiliki cita-cita yang tinggi, baik meraih pencapaian yang besar maupun melepaskan diri dari masalah besar yang menghimpit. Satu hal yang diperlukan dalam perjuangan adalah kesabaran.
Setelah ditelpon, satu hari kemudian si tukang ledeng menghubungi Mr. Benz untuk menyampaikan ucapan terima kasih karena telah bersedia menunggu hingga satu hari lagi.
anda sedalam dan selebar mungkin – hingga tidak ada batas setinggi
tas apa anda akan jangkau…
“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah” ujar sang ayah, lalu sang anak pun ikut duduk di samping ayahnya.
” Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi? padahal tempat ini begitu indah…?”
” Tidak tahu ayah, memangnya kenapa?”
” Itu karena orang orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek tadi, padahal mereka tau ada telaga di sini, tetapi mereka tidak bisa bersabar dalam menyusuri jalan itu”
” Ooh… berarti kita orang yang sabar ya yah? alhamdulillah”
” Nah, akhirnya kau mengerti”
” Mengerti apa? aku tidak mengerti”
” Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kujujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan, seperti jalan yang tadi… bukankah kau harus sabar saat ada duri melukai kakimu, kau harus sabar saat lumpur mengotori sepatumu, kau harus sabar melawati ilalang dan kau pun harus sabar saat dikelilingi serangga… dan akhirnya semuanya terbayar kan? ada telaga yang sangatt indah.. seandainya kau tidak sabar, apa yang kau dapat? kau tidak akan mendapat apa apa anakku, oleh karena itu bersabarlah anakku”
” Tapi ayah, tidak mudah untuk bersabar ”
” Aku tau, oleh karena itu ada ayah yang menggenggam tanganmu agar kau tetap kuat … begitu pula hidup, ada ayah dan ibu yang akan terus berada di sampingmu agar saat kau jatuh, kami bisa mengangkatmu, tapi… ingatlah anakku… ayah dan ibu tidak selamanya bisa mengangkatmu saat kau jatuh, suatu saat nanti, kau harus bisa berdiri sendiri… maka jangan pernah kau gantungkan hidupmu pada orang lain, jadilah dirimu sendiri… seorang pemuda muslim yang kuat, yang tetap tabah dan istiqomah karena ia tahu ada Allah di sampingnya… maka kau akan dapati dirimu tetap berjalan menyusuri kehidupan saat yang lain memutuskan untuk berhenti dan pulang… maka kau tau akhirnya kan?”
” Ya ayah, aku tau.. aku akan dapat surga yang indah yang lebih indah dari telaga ini … sekarang aku mengerti … terima kasih ayah , aku akan tegar saat yang lain terlempar ”
Sang ayah hanya tersenyum sambil menatap wajah anak kesayangannya.
* Dan pernahkah Kau merasa terkucilkan disaat semua orang tak menghiraukan keadaanmu?
* Saat Kau ingin mengejar sesuatu yang ada di depanmu baik itu abstrak maupun nyata, TERUSLAH KEJAR! Kalaupun ada batu yang banyak dan membuat kau terjatuh tetaplah berjuang untuk terus berlari ke depan.
* Saat kau gagal mencoba sesuatu hal yang orang lain mengganggapnya hal tersebut mudah
* Saat kau merasa terkucilkan disaat semua orang tak menghiraukanmu BERPIKIRLAH POSITIF! Kalaupun banyak orang yang mengecewakanmu dan membuatmu terluka tetaplah tersenyum hingga semua orang menyadari bahwa kau begitu berarti bagi mereka
* Batu yang menjatuhkanmu saat mengejar sesuatu mengajarkan kita bahwa kita perlu teliti dalam melangkah dan belajar dari kesalahan kita saat kita terjatuh.
* Gagal saat mencoba sesuatu merupakan hal yang mengajarkan kita untuk pantang menyerah dan menunjukkan kita bahwa kita itu bukannya bodoh melainkan kita menemukan hal penghambat yang orang lain tidak temukan sebagai pembelajaran bagi kita untuk bisa mengatasi kendakla saat mencobanya kembali
* Merasa terkucilakan mungkin merupakan kesalahan dari kita berpandangan terhadap orang lain dan perasaan seperti ini mengajarkan kita untuk berpikir positif bahwa orang2 disekitar kita tetap peduli terhadap kita mungkin cara mereka untuk perduli kurang kita pahami untuk itu disinilah kita perlu belajar mempelajari karakter orang lain
Semua hal yang membuat kita putus asa sebenarnya menyimpan pembelajaran yang sangat berharga bagi kita. Bukan lagi saatnya kita menyerah saat keputusasaan menyerang kehidupan kita, namun di saat itulah kita harus bangkit untuk berusaha menyelesaikan itu semua karena semua itu hanya kita yang dapat menyelesaikannya dengan baik. Dan lihatlah sisi baik dari setiap masalah yang ada jangan selalu melihat sisi jelek dari suatu masalah, karena tiap sisi menimbulkan efek yang berbeda.
Kira-kira itu kata kunci dari ceramah wali murid pengajian SD Muhammadiyah Sapen, Klas V dan Klas I Minggu 7 Maret 2010. Seperti biasa setiap minggu di SD Muh Sapen selalu ada pengajian wali murid untuk evaluasi perkembangan studi. "SD Muh Sapen satu2nya SD swasta yang mendapatkan label SD SBI (Sekolah Bertaraf Internasonal"), Kata Pak H. Saijan, pak Kepala sekolah. Pagi in ceramah diisi oleh Drs., Abdul Kudus, MSi, Kepala Sekolah SMA Muh 7 YOgya. Alumni Gontor yang saat ini berpenampilan "subur", karena ayem.. kata Pak Saijan.
Apa point yang akan saya sampaikan adalah: Kalau untuk keluarga kecil, teladan begitu penting daripada sekedar nasehat, tetapi dalam dakwah di masyarakat kita ternyata lebih sering berisi nasehat-nasehat saja tanpa keteladanan. Pemimpin juga hanya sering nasehat-nasehat, tanpa keteladanan, saja sehingga agenerasi muda jadi generasi "bonek" dan generasi "tawur" karena teladannya pemimpin pada tawur, meski nasihatnya pemimpin harus amanah dan jujur, tetapi prakteknya tidak ada keteladanannya.
Jadi sepertinya dakwah mesti juga diarahkan untuk islam ini bukan hanya nasehat tetapi juga paraktek real. JIka nasehat-nasehat hanya islam bagus, islam adil, islam sempurna, ... sementara prakteknya tidak ada satu buktipun tentang itu. rasa2nya orang tidak pernah percaya. Jangankan orang lain, orang islam sendiripun tidak percaya. Dakwah ke arah praktek islam real , misalnya penerapan hukum islam, atau penerapan politik islam, sayangnya kemudian malah dianggap fundamentalis dan ekstrimis, justru oleh kalangan islam itu sendiri... Jadi mesti darimana memulainya kalau begitu??? Wallahu a'lam

